
BlackRock telah menambahkan Bitcoin senilai lebih dari $900 juta dalam lima hari, menurut data yang dikutip oleh Arkham Intelligence.
Pembelian ini terjadi karena permintaan produk investasi Bitcoin meningkat di seluruh pasar. Aktivitas pembelian ini menjadikan BlackRock kontributor terbesar terhadap arus masuk mingguan di segmen ETF Bitcoin. Perusahaan ini menyumbang lebih dari 90% dari total modal yang masuk ke pasar ETF Bitcoin yang lebih luas selama periode tersebut.
Sementara itu, pembelian baru ini memperkuat posisi BlackRock sebagai manajer dana Bitcoin terbesar secara global. Langkah ini juga menunjukkan bahwa permintaan institusional terhadap Bitcoin tetap aktif meskipun terjadi volatilitas pasar baru-baru ini.
Pembelian terbaru ini menyusul periode di mana perusahaan-perusahaan besar mengurangi kepemilikan mereka selama fluktuasi harga. Akumulasi baru ini menunjukkan bahwa BlackRock telah kembali melakukan pembelian secara stabil seiring dengan membaiknya sentimen pasar.
Gelombang pembelian baru-baru ini juga menambah tekanan pada pasokan Bitcoin di seluruh bursa. Pemegang besar, termasuk Strategy dan Metaplanet, terus meningkatkan eksposur mereka terhadap aset tersebut.
Karena perusahaan-perusahaan ini terus membeli, jumlah Bitcoin yang tersedia di bursa terus menurun. Laporan tersebut menyatakan sekitar 2,6 juta Bitcoin tersisa di bursa pada saat penulisan, sementara permintaan terus meningkat.
Penurunan saldo bursa telah memicu diskusi baru seputar kemungkinan kelangkaan pasokan (supply squeeze) Bitcoin. Trader dan analis telah menyoroti kesenjangan antara permintaan institusional yang meningkat dan pasokan yang terbatas.
Pembelian terbaru BlackRock menambah perdebatan tersebut karena perusahaan memperluas kepemilikannya selama periode pasar yang lebih kuat. Perkembangan ini juga mendukung minat yang lebih luas terhadap Bitcoin karena investor institusional kembali meningkatkan aktivitas.